Warga RI Sembuh Dari Covid-19 Dalam 24 Jam!

Bandar togel – Kabar Covid-19Warga RI sembuh dari covid-19 dalam 24 jam dengan sebesar 71 persen warga Indonesia positif corona sembuh. Jumlahnya mencapai 145.000 orang.

Jumlah tersebut dari total positif corona sampai, Rabu (9/9/2020) hari ini. Jumlahnya mencapat 203.342 orang.

Selanjutnya, jumlah kasus kematian akibat virus Covid-19 juga bertambah. Berdasarkan data hari ini, ada tambahan kasus kematian sebanyak 106 orang sehingga totalnya menjadi 8.336 kasus.

Data lain, ada 92.330 orang suspek corona. 29.863 orang nerstatus spesimen.

Jumlah positif corona hari ini bertambah 3.307 orang.

Warga RI sembuh dari Covid-19, namun kasus baru virus corona (Covid-19) di Indonesia kembali meningkat di atas 4.000 orang dalam 24 jam, di tengah kekhawatiran fasilitas medis yang terbatas.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terdapat 4.002 pasien baru pada Selasa (29/9/2020) hari ini sehingga totalnya menjadi 282.724 orang. Pada hari yang sama terdapat 3.567 pasien sembuh sehingga secara akumulasi menjadi 210.437 orang. Sementara itu, kasus kematian bertambah 128 orang sehingga totalnya menjadi 10.601 orang.

Vaksin merah putih

Warga RI sembuh dari covid-19 dalam 24 jam, di tengah kabar ditangguhkannya vaksin covid-19 buatan perusahaan farmasi AstraZeneca, ada berita baik dari dalam negeri. Vaksin merah putih yang dikembangkan oleh peneliti tanah air diprediksi bisa diproduksi akhir 2021.

Segera Bergabung Dan Raih Keuntungan Terbesar Di http://198.54.112.21/

“Perkiraannya triwulan IV 2021 kita bisa produksi dalam jumlah besar, dan nantinya akan melengkapi vaksin Covid19 yang awalnya akan didatangkan dari kerja sama pihak luar, terutama dengan Sinovac (China), dan G42 dari Uni Emirat Arab,” kata Menteri Riset dan Teknologi (Mensristek) Bambang Brodjonegoro yang juga merupakan Ketua Penanggung Jawab Tim Vaksin Merah Putih, dikutip dari ANTARA, Rabu, (9/9/2020).

Sebelum diproduksi secara besar pada triwulan IV 2021, ada beberapa proses yang harus dilewati, antara lain, uji pada hewan di akhir 2020, kemudian formulasi produksi untuk uji klinis tahap 1, 2 dan 3 di awal 2021.

Warga RI sembuh dari covid-19, setelah itu, menurut Bambang, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan menentukan keamanan dari vaksin tersebut.

Setelah BPOM menyatakan vaksin tersebut aman dan mampu untuk menjaga daya tahan tubuh, maka PT Bio Farma Persero akan melakukan produksi dalam jumlah besar.

“Harapannya tentunya proses vaksinasi nantinya bisa segera dikerjakan,” katanya.

Menristek menjelaskan bibit vaksin yang dikembangkan untuk menjadi vaksin Merah Putih itu menggunakan isolat virus yang beredar di Indonesia.

Dengan begitu, vaksin diharapkan akan efektif dan aman untuk menjaga daya tahan tubuh warga negara Indonesia terhadap virus corona tipe baru SARS CoV-2 yang menyebabkan penyakit Covid-19.

Share This Article