24 jam Perjalanan menuju Kota Bukit tinggi part II

Sebelum nya “24 jam Perjalanan menuju kota bukit tinggi “..

Bandrek House

Bandar togel – Hujan pada malam itu menjadi salah satu kenangan dan cerita yang begitu membekas, apalagi canda dan tawa itu, “kalau gak nekat, kita gak bisa liat bukit tadi” “iya bener” , jawab andi , “dumai mana ada bukit, bukit kembar banyak” hahaha, hanya tawa yang bisa kami lakukan pada malam itu, walaupun sejuk nya malam di tambah kencang nya hujan kami paksa buat bertahan.
dan akhirnya hujan pun mulai sedikit mengurangi volume nya, angin yang begitu keras pun sudah mulai tenang.
tepat pukul 21.44 wib , kami pun memutuskan untuk bergegas dan bersiap buat melanjutkan perjalanan,
setelah 15 menit berjalan, andi menepuk bahu ku” berhenti, itu ada cafe, kita hangatin tubuh disana saja”
segera ku sandarkan motor, dan kami pun masuk kedalam, itu lah bandrek house, sebuah cafe persinggahan yang berada di Jalan lintas Sumbar-riau, km 151, ulu air, kec harau, sumatra barat.

Bandrek house merupakan cafe yang buka 24 jam buat para wisatawan

Bandrek House adalah salah satu cafe favorite yang selalu di kunjungi wisatawan saat ingin taraveling ke sumatra barat,
cafe yang terkenal dengan bandrek nya selalu ramai di kunjungi sampai saat ini,
tepat pukul 22.00 wib, tiba lah pesanan kami, pada saat itu saya memesan bandrek susu, dan teman saya memesan bandrek telur, seraya beristirahat dan menghangatkan badan, tak terasa waktu berlalu, “sudah setengah jam juga kita disini, tanya ku, iyaa, kita lanjut yukk” jawab andi.

Kelok 9 , Payakumbuh

Setelah kurang lebih setengah jam kami beristirahat di Bandrek House, badan pun sudah terasa hangat,
dan kami pun mulai bersiap-siap untuk segera melanjutkan perjalanan, di karna kan malam sudah semakin larut, waktu menunjukan pukul 23.00 pada saat itu.
perlahan kami mulai berjalan, susana kembali dingin, di sertai sedikit gerimis, pada malam itu.
dan akhir nya dari kejauhan terlihat lampu yang begitu indah, jalan yang berbelok-belok seperti ular
dan sampai lah kami disalah satu monumen yang terkenal dari sumbar, yaitu kelok 9 kota Payakumbuh. kelok 9 adalah salah satu jalan layang atau jalan berkelok yang aktif 24 jam, terletak di jalan lintas sumbar-riau, dan terletak di kota payakumbuh.

kelok 9 menjadi salah satu jalan layang terbaik

saat senja kelok 9 semakin berkharisma

tak lama kami menikmati pemandangan itu, di lihat keadaan yang tidak memungkinkan buat kami berhenti, kami pun lanjut kembali, setelah 1 jam kurang perjalanan, sampai lah kami di kota payakumbuh, jam sudah menunjukan pukul 23.59 , “sudah tengah malam ni, gmna mau lanjut gak? tanya ku” jangan, kita cari mesjid buat beristirahat saja jawab andi”
tak jauh, akhir nya kami jumpa salah satu mesjid disana, dan kami pun berhenti untuk meminta izin buat beristirahat.
tak hanya kami, ada beberapa keluarga yang melakukan perjalanan, terus berhenti  beristirahat di mesjid itu.
setelah bertegur sapa, saling menanyakan dari mana asal. ngobrol panjang lebar, dan kami yang ada di mesjid itu pun beristirahat, hingga tertidur lelap.

pasar

pasar 24 jam aktif, demi melayani banyak nya wisatawan

“hey,, bangun, dah jam berapa nii” andi teriak , waktu pada saat itu menunjukan jam 05.00 wib, kami pun bangun, bergegas cuci muka, dan melanjutkan perjalanan yang kurang lebih satu jam lagi sampai kota bukit tinggi.
dingin nya subuh itu membuat kami menggigil kedinginan, di tambah lagi susana yang begitu asri, menambah suasana semakin segar,
perlahan lahan kami berjalan, suasana pada saat itu masih begitu gelap, setelah kurang lebih setengah jam
jumpa lah sebuah pasar yang begitu ramai, dan kami berniat buat berhenti dan membeli sarapan.
kemudian berhenti lah kami di sebuah warung yang menjual lontong, kami nikmati sambil bercerita dengan si ibuk, “bukit tinggi masih jauh ya buk?” tanya ku, “lah ini udah di bukit tinggi lah” jawab si ibuk, ”
mendengar perkataan si ibuk, kami pun tersenyum sambil menikmati lontong yang sangat enak tersebut.
setelah puas menikmati sarapan yang di buat ibuk tadi, kami pun mulai melanjutkan perjalanan kembali.

Kota Bukit Tinggi, Sumatra barat

(24 jam perjalanan menuju Bukit Tinggi)

setelah puas menikmati lontong yang di buatkan ibuk tadi, dan sudah mendapat kan informasi juga, akhirnya kami mulai melanjutkan kembali perjalanan , suasana sunset sudah mulai muncul, matahari sudah mulai mengintip buat menyinari kota yang indah ini, jam menunjukan pukul 06.00, kami pun mencari SPBU untuk membersihkan diri , mandi dan bersiap buat menikmati indah nya kota bukit tinggi ini, setelah beberapa menit mandi dan bersiap, kami pun mulai jalan kembali, dan dengan kaget nya, baru pertama kali di dalam hidup kami, kami melihat indahnya tumpukan bukit yang di sinari oleh sanset pagi, di saat itu kami merasakan kebahagiaan yang tidak pernah kami rasakan.

“pengalaman indah di di bukit tinggi”
dapat di lihat di “24 jam perjalanan Menuju kota bukit tinggi part III”

 

Share This Article